Musik

Jumat, 14 Maret 2014

"Pengertian Sastra"


 
Sastra adalah merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta, śāstra yang berarti teks yang mengandung instruksi atau pedoman, dari kata dasar śās- yang berarti instruksi atau ajaran. Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada kesusastraan atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu. Sastra dibagi menjadi sastra tertulis dan sastra lisan.
Berikut macam macam Sastra dan penjelasannya :
1. Karangan Puisi
 Karangan puisi, terutama dalam puisi lama, masih terkait dengan jumlah baris, bait, dan rima (sajak). Puisi terdiri atas 2 jenis, yaitu :
a. Puisi lama
    - Pantun
          Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang sangat luas dikenal dalam bahasa-bahasa Nsantara. Dalam Jawa dikenal sebagai parikan. Pantun terdiri atas 4 larik/baris, bersjak akhir a-b-a-b.
          Pantun terdiri atas dua bagian, yaitu sampiran dan isi. Sampiran adalah dua baris pertama, dan berkaitan dengan alam. Isi merupakan tujuan dari pantun tersebut. Karmina dan Talibun merupakan bentu kembangan pantun. Karmina merupakan pantun "versi pendek (hanya dua baris)", sedangkan Talibun merupakan pantun "versi panjang (enam baris atau lebih)".
 Berikut contoh pantun :
Pantun Nasihat :
1.Kayu cendana diatas batu
    Sudah diikat dibawa pulang
    Adat dunia memang begitu
    Benda yang buruk memang terbuang
2.Kemuning ditengah balai
    Bertumbuh terus semakin tinggi
    Berunding dengan orang tak pandai
    Bagaikan alu pencungkil duri
Pantun Percintaan :
1.Coba-coba menanam mumbang
    Moga-moga tumbuh kelapa
    Coba-coba bertanam sayang
    Moga-moga menjadi cinta
2.Limau purut lebat dipangkal
    Sayang selasih condong uratnya
    Angin ribut dapat ditangkal
    Hati yang kasih apa obatnya 
   - Syair
Syair merupakan puisi atau karangan dalam bentuk terikat yang mementingkan irama sajak. Biasanya terdiri 4 baris, berirama aaaa. Ke-4 baris tersebut mengandung arti atau maksud penyair (pada pantun, 2 baris terakhir yang mengandung arti atau maksud). Setiap baris terdiri atas 10-12 suku kata.
Berikut contoh Syair :
Titik koma mana yang kurang
atau ejaan tiada terang
Pembaca jangan berhati berang
khilaf atau lupa kerap menyerang
b.Puisi Baru
Jenis puisi ini tidak terikat dengan bait, jumlah baris, ataupun rima

2. Drama
Drama merupakan  tiruan kehidupan manusia yang dipentaskan.
Unsur-unsur dalam drama adalah :
a. Kerangka cerita
    Kerangka cerita merupakan rangkaian peristiwa yang membentuk cerita.
b. Penokohan
    Penokohan menggambarkan watak setiap tokoh
Ada 3 macam watak tokoh, yaitu :
     -  Prontagonis  yaitu watak tokoh yang menampilkan perilaku baik
     -  Antagonis yaitu watak tokoh yang berperilaku jahat atau penenta yang kebaikan
     -  Tritagonis yaitu watak tokoh yang mendukung prontagonis
c. Tema , yaitu gagasan pokok dalam cerita
d. Perlengkapan, yaitu : kostum, tata panggung, tata lampu dan sebagainya.
 Struktur drama ada 3 macam, yaitu :
    -  Prolog  (adegan pembukaan)
    -  Dialog (percakapan antar tokoh)
    -  Epiog ( adegan terakhir atau penutup)

3. Cerita Rakyat
Cerita rakyat adalah cerita yang tumbuh dan berkembang di suatu daerah tertentu. Cerita tersebut berkembang dari lisan ke lisan dan tidak ada kejelasan siapa pengarangnya. Contoh cerita rakyat dari Jawa Barat adalah : Lutung Kasarung, Sangkuriang, dan sebagainya.
Ciri-ciri cerita rakyat :
a. Disampaikan secara lisan
b. Pengarangnya tidak diketahui (anonim)
Unsur – unsur dalam cerita rakyat :
a. Latar adalah keterangan mengenai waktu, tempat, ruang, dan suasana yang terjadi dalam cerita.
b. Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada pembaca atau pendengar.
c. Watak adalah sifat batin manusia yang mempengaruhi segenap pikiran dan tingkah laku.

4. Karangan Prosa (karangan bebas)
Karangan prosa atau karangan bebas adalah karangan yang tidak terikat oleh jumlah baris, bait dan rima (sajak). Ada 2 jenis karangan bebas (prosa) yaitu prosa lama dan prosa baru.
a. Prosa lama, diantaranya :
         -  Legenda adalah cerita terjadinya suatu daerah, danau, gunung, dan sebagainya.
            Contoh : Terjadinya Gunung Tangkuban Perahu, Asal – Usul Terajadinya Danau Toba.
         -  Fabel adalah cerita yang tokoh – tokohnya berupa hewan
            Contoh : Kelinci dan Buaya
         -  Sage adalah cerita tentang sejarah
            Contoh : Berdirinya Kerajaan Sriwijaya
         -  Mitos adalah cerita tentang makhluk gaib
            Contoh : Nyi Roro Kidul
  b. Prosa Baru, diantaranya :
        a. Cerita pendek (cerpen) adalah cerita yang bentuknya pendek. Ciri- ciri cerpen antara lain alurnya lebih sederhana, tokohnya hanya beberapa orang, latar hanya sesaat, lingkupnya terbatas dan temanya lebih sederhana
        b. Novel adalah cerita yang mengisahkan sisi utuh kehidupan tokoh-tokohnya. Ciri-ciri umum noveL antara lain alurnya lebih rumit dan panjang, tokoh lebih banyak dalam berbagai karakter, latar waktunya lama dengan lingkup yang luas dan temanya lebih rumit dan kompleks.
        c. Autobiografi  adalah karangan yang berisi riwayat hidup seseorang yang ditulis sendiri oleh tokoh tersebut.
        d. Biografi adalah karangan yang berisi riwayat hidup seseorang yang dituis oleh orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar