Sastra adalah merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta, śāstra yang
berarti teks yang mengandung instruksi atau pedoman, dari kata dasar śās- yang
berarti instruksi atau ajaran. Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa
digunakan untuk merujuk kepada kesusastraan atau sebuah jenis tulisan yang
memiliki arti atau keindahan tertentu. Sastra dibagi menjadi sastra tertulis
dan sastra lisan.
Berikut macam macam Sastra dan penjelasannya :
1. Karangan Puisi
Karangan puisi, terutama dalam puisi lama,
masih terkait dengan jumlah baris, bait, dan rima (sajak). Puisi terdiri atas 2
jenis, yaitu :
a. Puisi lama
- Pantun
Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang sangat luas dikenal dalam
bahasa-bahasa Nsantara. Dalam Jawa dikenal sebagai parikan. Pantun terdiri atas
4 larik/baris, bersjak akhir a-b-a-b.
Pantun terdiri atas dua bagian, yaitu sampiran dan isi. Sampiran adalah dua
baris pertama, dan berkaitan dengan alam. Isi merupakan tujuan dari pantun
tersebut. Karmina dan Talibun merupakan bentu kembangan pantun. Karmina
merupakan pantun "versi pendek (hanya dua baris)", sedangkan Talibun
merupakan pantun "versi panjang (enam baris atau lebih)".
Berikut contoh pantun :
Pantun Nasihat :
1.Kayu
cendana diatas batu
Sudah diikat dibawa pulang
Adat dunia memang begitu
Benda yang buruk memang terbuang
Sudah diikat dibawa pulang
Adat dunia memang begitu
Benda yang buruk memang terbuang
2.Kemuning
ditengah balai
Bertumbuh terus semakin tinggi
Berunding dengan orang tak pandai
Bagaikan alu pencungkil duri
Pantun Percintaan :
1.Coba-coba
menanam mumbang
Moga-moga tumbuh kelapa
Coba-coba bertanam sayang
Moga-moga menjadi cinta
Moga-moga tumbuh kelapa
Coba-coba bertanam sayang
Moga-moga menjadi cinta
2.Limau
purut lebat dipangkal
Sayang selasih condong uratnya
Angin ribut dapat ditangkal
Hati yang kasih apa obatnya
-
Syair
Syair merupakan puisi atau karangan dalam bentuk
terikat yang mementingkan irama sajak. Biasanya terdiri 4 baris, berirama aaaa.
Ke-4 baris tersebut mengandung arti atau maksud penyair (pada pantun, 2 baris
terakhir yang mengandung arti atau maksud). Setiap baris terdiri atas 10-12
suku kata.
Berikut contoh Syair :
Titik
koma mana yang kurang
atau
ejaan tiada terang
Pembaca
jangan berhati berang
khilaf
atau lupa kerap menyerang
b.Puisi Baru
Jenis puisi ini tidak terikat dengan bait,
jumlah baris, ataupun rima
2. Drama
Drama
merupakan tiruan kehidupan manusia yang dipentaskan.
Unsur-unsur dalam drama adalah :
Unsur-unsur dalam drama adalah :
a. Kerangka cerita
Kerangka cerita merupakan rangkaian peristiwa yang membentuk cerita.
b. Penokohan
Penokohan menggambarkan watak setiap tokoh
Ada
3 macam watak tokoh, yaitu :
- Prontagonis yaitu watak tokoh yang menampilkan perilaku
baik
- Antagonis yaitu watak tokoh yang berperilaku jahat atau penenta
yang kebaikan
- Tritagonis yaitu watak tokoh yang mendukung prontagonis
c. Tema , yaitu gagasan pokok dalam cerita
c. Tema , yaitu gagasan pokok dalam cerita
d. Perlengkapan, yaitu : kostum, tata panggung, tata lampu dan
sebagainya.
Struktur
drama ada 3 macam, yaitu :
- Prolog (adegan pembukaan)
- Dialog (percakapan antar tokoh)
- Epiog ( adegan terakhir atau penutup)
3. Cerita Rakyat
Cerita
rakyat adalah cerita yang tumbuh dan berkembang di suatu daerah tertentu.
Cerita tersebut berkembang dari lisan ke lisan dan tidak ada kejelasan siapa
pengarangnya. Contoh cerita rakyat dari Jawa Barat adalah : Lutung Kasarung,
Sangkuriang, dan sebagainya.
Ciri-ciri cerita rakyat :
a.
Disampaikan secara lisan
b. Pengarangnya
tidak diketahui (anonim)
Unsur – unsur dalam cerita rakyat :
a.
Latar adalah keterangan mengenai waktu, tempat, ruang, dan suasana yang terjadi
dalam cerita.
b.
Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada pembaca atau
pendengar.
c.
Watak adalah sifat batin manusia yang mempengaruhi segenap pikiran dan tingkah
laku.
4. Karangan Prosa (karangan bebas)
Karangan
prosa atau karangan bebas adalah karangan yang tidak terikat oleh jumlah baris,
bait dan rima (sajak). Ada 2 jenis karangan bebas (prosa) yaitu prosa lama dan
prosa baru.
a. Prosa lama, diantaranya :
- Legenda adalah cerita terjadinya suatu
daerah, danau, gunung, dan sebagainya.
Contoh : Terjadinya Gunung Tangkuban Perahu,
Asal – Usul Terajadinya Danau Toba.
- Fabel adalah cerita yang tokoh –
tokohnya berupa hewan
Contoh : Kelinci dan Buaya
- Sage adalah cerita tentang sejarah
Contoh : Berdirinya Kerajaan Sriwijaya
- Mitos adalah cerita tentang makhluk
gaib
Contoh : Nyi Roro Kidul
b. Prosa Baru, diantaranya :
a. Cerita pendek (cerpen) adalah cerita yang bentuknya
pendek. Ciri- ciri cerpen antara lain alurnya lebih sederhana, tokohnya hanya
beberapa orang, latar hanya sesaat, lingkupnya terbatas dan temanya lebih
sederhana
b. Novel adalah cerita yang mengisahkan sisi utuh
kehidupan tokoh-tokohnya. Ciri-ciri umum noveL antara lain alurnya lebih
rumit dan panjang, tokoh lebih banyak dalam berbagai karakter, latar waktunya
lama dengan lingkup yang luas dan temanya lebih rumit dan kompleks.
c. Autobiografi adalah karangan yang berisi
riwayat hidup seseorang yang ditulis sendiri oleh tokoh tersebut.
d. Biografi adalah karangan yang berisi riwayat hidup
seseorang yang dituis oleh orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar